Tabuh Rah
dalam konsep di jaman majapahit acara sabung ayam atau tabuh rah merupakan acara ritual agama yang terkait dengan acara bhuta nyadnya, yang tentunya diawali dengan acara pecaruan dengan mengadu kemiri, mengadu telor dan mengadu kelapa. istilah tabuh rah sama dengan perang sata yang dilakukan sebanyak 3 kali (telung seet) dimana acara perang sate ini tidak perlu mendapat ijin dari penguasa atau raja. yang menjadi pertanyaan sekarang apakah tajen yang sekarang adalah suatu tradisi atau penyimpangan sehingga sering dimanfaatkan untuk penggalian dana dengan berkedok adat.
apakah acara perang sata dapat diganti dengan pemotongan anak ayam (pitik) penyambleh yang sama sama bertujuan untuk mendukung acara ritual bhuta yadnya ?
ini gambaran Tajen Tempo dulu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar